Seindah Langit Malam Ini
Tuhan
lindungilah aku dari putus asa, kata-kata cinta tertutur indah mengalir
dalam setiap do’a ku, butir-butir cinta mengalir indah dalam setiap
deraian air mata, biarkan lah aku yang merasa sakit,biar kan dia tetap
bahagia dengan segala warna pelangi yang menghiasi setiap langkah hidup
nya , cukup aku saja.
Selama
ini aku terus mencari persaan yang sebenarnya, kini saat aku sudah
menemukan perasaan ini tetapi mengapa semuanya terasa sangat sulit,
kepada mu ya allah Ku serahkan semuanya Subhanaullah, mahasuci Allah.
Hidup ini memang indah tetapi telah menjadi lebih indah lagi Setelah
kehadiran mu Wahai Simponi senyum, dengan mu disini aku merasa lebi
nyaman. Kini aku hanya berharap kau akan senantiasa berada di sisiku
untuk terus mengajari aku akan makna dari arti sebuah kebaikan kekuatan
hati
.
Akankah
kau menemani aku hingga akhir waktu, sepertinya untuk sekarang ini
hanya Pemilik Nyawa ini yang tau apakah engaku akan menemani aku atau
hanya tetap akan menjadi imaji yang terus mengisi barisan kosong dari
memorial episode hidup. Pengorbanan ku tiada berarti jika di bandingkkan
dengan kebesaran hati mu, aku hanya selalu mencoba untuk terus
mempertahankan dan mencari celah demi mngungkapkan kejujuran hati ini
kepada mu wahai simponi senyum.
Kini
tahun telah berganti semua orangg berbahagia merayakan nya, namun bagi
ku ini adalah peringatan keras dari Tuhan terhadap ku. Semakin berkurang
Usia ini semkin berkurang jatah kita untuk hidup di dunia, Maha Suci
Allah. Begitu pula dengan kesempatan ku untuk selalu menyaksikan ke
Esa-an Mu ya allah. Semoga saja simponi senyum itu akan menemani hari-hari ku hingga penghujung waktu sebelum aku menghadap-Mu dengan penuh suka cita.
Titian
indah yang tergores dalam setiap episode kehidupan ku, akan menjadi
saksi bagi keteulusan kejujuran hati kepada sang simponi snuym itu.
Hingga sekarang aku tetap akan menjaga hati ini agar tidak ternodi oleh
sifat manusiawi, sebagai mahluk ciptaan yang masih jauh dari kata
sempuran. Ketakutan terbesar ku adalah mengotori ketulusan dari
kejujuran hati ini aku akan sangngat menyesal jika hal itu sampai
terjadi.
Seindah
langit yang bertaburan warna oleh gemericik kembang api di mala mini,
lebih indah dari itulah kisah yang ingin aku bangun bersama sang simponi
senyum, semoga akan tertata
rapih dalam setiap episode jejak-jejak lnagkah goresan kenangan.
Lepaskan lah aku dari nafsu dunia ya Allah, cukup sudah aku melumuri
diri ini dengan penuh dosa, hanya kepadamu kuserahkan jiwaku. Untuk
sang simponi rangkailah senyum mu dengan benang-benang dari keikhlasan
hati yang di padu dengan semangat dan komitmen serta ornament keteguhan
jiwa, aku yakin engkau akan selalu Nampak LuarBiasa……..Terimakasih Atas
pelajaran berharga ini Kh.
Minggu 01, Januari 2012
Pukul 01 :02
0 Response to "Simponi Senyum Dari Dalam Hati The True Story Begin: part 26"
Posting Komentar