GANTIKAN YANG HILANG , TUMBUHKAN YANG TELAH PATAH
Malam
terasa semakin dingin waktu menunjukan pukul 11.43 WIB, kembali aku
saksikan lembar lusush memori masa lampau. Ku pandangi jengkal demi
jengkal kata yang tertanam dalam bilah-bilah lembar kerja ku. Kembali
teringat memori indah di masa silam, ternyata aku masih lah lelaki yang
teramat lemah , hati ini terlalu mudah goyah oleh ujian Allah yang di
sebut cinta.
Yah
memang begitu lah Tuhan selalu menguji setiap umat nya yang meng
ikrarkan diri sebagia Umat Beriman, seberapa kuat iman kita akan
sebanding dengan berapa banyak ujian yang akan mamapu kita lewati.
Dalam kegelapan malam, hati kembali tersadar sebuah perasaan dengan
penuh kesungguhhan sering kali berubah makna menjadi sesuatu yang
berlebihan, layak nya Kelebihan Al dalam tanah yang akan menyebabkan
tanaman keracunan, karena tanah berubah sifat menjadi asam, Allah telah
banyak mengajarkan kita dari Allam, bahwa sesuatu yang berlebihan akan
berujung tidak baik.
Kembali
renunggan malam berlanjut, hati ini memang sedang goyah melihat
keindahan mahluk ciptaan mu, namun kembali lagi biarkan lah hati ini
selalu tertunduk kepada-Mu, biarkanlah mata ini selalu berpaling buka
karena rasa benci, tetapi karena merasa Engkau melindungi pandangan ku
dari yang belum seharus nya ku pandang, biarkan wajah ini selalu
tertunduk bukan karena tidak mensyukuri nikmat hidup yang kau beri,
tetapi karena menjaga syariat-Mu. Biarkan hati ini tetap mencintai
tetapi bukan karena nafsu, semua semata memelihara anugerah Mu yang
telah engaku tiupkan kedalam hati . Ridhoi lah setiap tetesan air mata,
bukan karena aku mengeluh tetapi karena kejujuran hati ini yang
merindukan nya, namun jadi kanlah rindu kepada nya, membuat akau semakin
dekat kepadamu, jadianlah aku Istiqomah di jalan Cinta-Mu.
Ya
Allah hati ini begitu rapuh dan lemah, tak urung aku selalu menahan
tegar di ujung mata, tak urung hati ini selalu membelot berusaha
menunjukan rasa itu, namun jadikanah semua gejolak ini sebagai bagian
dari ujian dan penempa hati agar menajdi pribadi yang lebih kuat,
pribadi yang lebih siap, pribadi yang lebih tangguh, smapai hari
bahahagia penunh anugerah tiba…!
Ya
Allah aku titipkan hati dan cintaku terhadap nya , jagalah kejujuran
hati ini sebagai mana engaku menjaga kesucian hati Rasul Mu. Kepada
siapa lagi aku harus meminta selain aku meminta kepada Mu ya Rabb, ya
Allah bila yang aku rasakan ini benar-benar Anugerah mu, maka biarkan
lah akau mecintai sesorang yang hati nya jauh mencintai-Mu, dan birakan
lah aku mencintai nya setelah aku benar-benar mencintai-Mu dan Rasuul
mu. “Ya Allah GANTIKAN YANG HILANG DAN TUMBUHKAN YANG TELAH PATAH”
Aaamin…..
Senin 14 , Mei 2012
Pukul 12:10

0 Response to "Simponi Senyum Dari Dalam Hati The True Story Begin: part 42"
Posting Komentar