Akhirnya Kesempatan Itu Datang Juga
Begitulah dia melalui hari-harinya dengan penuh kehati-hatian, pada
suatu ketika pergilah lelaki muda itu ke sebuah masjid yang lumayan
megah, masjid itu memang masih berada di lingkungan kampus. Pemuda
itu segera bergegas mengambil air wudhu untuk melaksanakan sholat
karena waktu sudah menunjukan pukul 12:23, setelah mengambil wudhu
lelaki muda itu lekas bersimpuh di hadapan tuhan nya.
Setelah
usai melakukan ibadah, lelaki muda itu berjalan menapaki liku-liku
titian jalan di kampus baru itu . Tiba-tiba saja matanya tertuju pada
sekelompok pepohonan rindang yang ada di salah satu sudut kampus, dan
segera memutuskan untuk duduk disana namun saat hendak menuju tempat
tersebut lelaki muda itu melihat sebuah pengumuman di Mading. Pada
pengumuman itu tertera akan di adakan pelatihan Sekolah Kepemimpina yang
akan di adakan Olaeh BEM .Sejenak lelaki muda itu berfikir, dia memang
telah merasa jenuh dengan serangkaian kegiatan kuliah nya yang hanya
itu-itu saja, akhirnya dia memutuskan untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Kembali dengan senyum simpul dia segera bergegas kembali keistananya
untuk mempersiapkan semua persyaratan yang di butuhkan
.
Ke esokan hari nya lelaki muda itu dengan langkah dan senyum khas, dengan penuh semangat
mengantarkan berkas lamaran pada sebuah tempat yang di sebut secret
Bem. Karena tidak ada orang maka ia meletakan di bawah pintu yang
berwarna coklat dan Nampak sudah tua tersebut. Setelah itu dia kembali
menjalani aktifitas kulaih nya, dan berusaha tetap bersemagat dengan
snyum simpul dan langkah mantap demi menapaki tangga demi tangga untuk
menuju tujan akhir.
Beberapa
hari menunggu belum juga ada kabar, dalam hati dia merasa sedikit
gundah dan berujar “ kenapa aku belum mendaptkan pesan untuk melakukan
Intervew”, setelah itu dia terus melamun sambil di liputi rasa kecewa,
tiba-tiba hanphone nya bergetar,lelaki muda itu membuka sebuah pesan
dari nomor yang tak di kenal dengan agak sedikit kesal, namun setelah
melihat pesan tersebut tiba-tiba lelaki muda itu tersenyum. Itulah pesn
yang sudah lama di tunggu pesan untuk melakuakn interview, sambil tersenyum dalam kalbu dia berujar “ akhirnya kesempatan itu datang juga”.
Malam
itu dengan langakh dan senyum khas nya yang selalu penuh dengan
semangat lelaki muda itu berkumpul di sebuah pelataran yang ada di dekat
Secret Bem, malam itu ada sekitar 23 orang yang akan melakukan interview.
Dengan semangat dan keceriaan yang selalu tampak dari wajah nya, lelaki
muda itu tetap sabar menunggu giliran untuk di interview. Akhirnya
lelaki muda itu di panggil untuk segera memasuki Secret untuk melakukan
interview.
Dengan
jantung kaca yang terus berdetak kencang lelaki muda itu melangkah
dengan penuh tanda Tanya di dalam setiap helaan nafasnya. Siapa, apa dan
bagiaman yang akan aku alami di dalam sana, akan kah aku keluar dengan
tersenyum dan akankah aku keluar dengan bersimbah keringat karena gugup
atau aku akan keluar dengan rasa kecewa Karena gagal keluh nya di dalam
hati.
0 Response to "(J50K) Kupu-Kupu Berjilbab " Perjuangan Cinta, Cita dan Aamanah" Part:3"
Posting Komentar