( J50K) Kupu-Kupu Berjilbab " Perjuangan Cinta, Cita dan Aamanah"

Derik langkah kaki terpental dari frekuensi suara ruang tiga dimensi, ini lah langkah awal seorang lelaki muda awam untuk meniti setangkai demi setangkai tangga masa depan nya. Tibalah dia sebuah terminal Bus dengan tergopoh-gopoh membawa barang bawaan  bersama ke dua manusia tangguh yaitu orang tunya besrta seorang gadis mungil di sebelah mereka. Tepat pukul 12:32 wib, mereka berangkat drai kota asal menuju kota impian yang menjadi tujuan lelaki awam ini untuk menggapai berjuta bintang imajinya.

Setelah menempuh perjalanan dua puluh empat jam akhirnya tiba lah lelaki muda itu di tempat yang dituju.Sambil menghela nafas panjang dia turun dari Bus dengan penuh semngat dan sejenak dia memandang sekitarnya, dalam hati  lelaki muda ini berkata “ ini lah tempat ku memulai langkah awal merajut jalinan kisah masa depan indah ku, yang akan tertata rapih dalam rak-rak kosong memorial dari setiap epidode perjalanan hidup, akan mulai aku rajut dari benang-benang keikhlasan dan semangat yang di padu dengan hiasan bunga iamaji, ini lah tempat itu Bogor”
.

Kembali lelaki mmuda itu menghela nafas dan menghentakan langkah pertma menuju istana, selama ia menempuh pendidikan lanjutan di salahasatu universitas ternama di kota bogor. Langkah demi langkah dia lalui dengan penuh semangat dan suka cita, tanpa memikirkan tantangan besar dan tanggung jawab tengah menantinya di kemudian hari setelah dia menyandang status Mahasiswa. Akhirnya sampaialah  di tempat yang di tuju sebuah rumah kost yang sederhana, milik seorang penduduk, diman masyarakat kerap memangil nya Umi.
Tanpa menunggu waktu lama lelaki muda itu langsung membereskan barang bawaan nya di bantu oleh bapak dan ibu nya yang sangat luarbiasa. Hingga tiba di penhujung waktu kedua orang tua dari lelaki muda itu harus berpamitan untuk kembali pulang ke tempat persinggahan mereka yang bearda di luar  pulau, dengan pesan dan pelukan yang penuh nanar air mata sang ibu  dengan berat hati melepas putra nya tersebut. Lelaki muda itu tidak dapat berkata  apa-apa hanya mampu berkaca-kaca pada kedua bola matanya dan akhirnya menjatuhkan butiran-butiran kasih sayang dari indah nya kucuran air mata. Sementara si bapak hanya bisa menyaksikan dari dekat sambil berusaha terlihat tegar.
 Tingglah sendiri lelaki muda itu di dalam istana baru nya, sambil tetap menahan desakan hati untuk menjatuhkan air mata lelaki ini berkata “  Berikanlah aku yang terbaik, mudahkan lah setiap langkahku, dan berikan lah aku kesehatan Ya Allah”. Setelah itu dia mulai memajamkan mata nya untuk memualai hari esok yang akan menjadi lonjakan besar dalam hidup nya, dengan terus di temani dengan angan-angan dan imaji dalam setiap detik hidup nya, lelaki muda itu berusaha untuk memjamkan matanya.


0 Response to "( J50K) Kupu-Kupu Berjilbab " Perjuangan Cinta, Cita dan Aamanah""

Posting Komentar

Flag Counter