Simponi Senyum Dari Dalam Hati The True Story Begin: part 9

Selalu aku ingat Senyum itu





Akhirnya dapat ku goreskan kisah ku lagi setelah beberapa hari aku  hanya bisa termangu saja. Kembali kini  terlalu sulit untuk melupakan senyum itu, tuhan engkau tau aku menyayngi nya, dan tak ada yang seperti dia  dan anya dia yang selalu menari di dalam imaji ku. Tuhan …………………..
Entah apa yang harus aku lakukan rasa rindu ini semakin terasa, setelah beberapa miinggu ini sama sekali tak dapat menatap wajah nya, mungkin memang sudah nasib qw fotonya pun aku tidak punya, ya allah apakah ini cara mu menguji kekeuatan perasaan qw terhadap nya, apakah Engkau ingngin melihat kesungguhan hati ku. Tetapi tenang saja aku tidak akan menyerah  pada nasib dan keaadaan yang tidak memihak kepada ku.
Kian lama aku kian pasrah terhadap perasaaan ini, karena rasa sayang ini justru semakin besar setiap waktunya, entah itu setelah bertemu dia atau setelah lama tidak bertemu denggan nya pun aku masih tetap merasaakan persaan sayang ini semakin besar,sudah semakin terlambat buat ku untuk berhenti sekarang.

Namun satu  pertanyaan besar yang ada di dalam hati kecl qw, kapan aku akan mengatakan kejujuran  ini. Aku makin tak mengerti dengan situasi ini sungguh sulit, kami sekarang ini sudah dikatakan tidak pernah bertemu, dan aku pun tidak memiliki kemampuan untuk mengungkapkan kejujuran ini pada nya. Ya Allah berikan lah aku kesempatan dan keberanian untuk mengatakan kejujuran ini kepadanya.
Selalu aku ingat senyum  itu……. Kata-kata itu, dan semua yang dia telah ajarkan kepada ku semakin membuka mata ini. Betapa luarbiasanya dia,betapa indah hati  nya dan betapa lembut jiwa nya. Di balik tubuh nya yang kecil tersimpan sebuah potensi dan jiwa yang besar. Akankah kutemukan Wanita seperti dia lagi…?, bisa ia bisa juga tidak. Tetapi aku berharap bisa selalu melihatnya ada di sisi ku. Wlaupun itu sangat sulit tetapi aku selalu percaya yang aku lakukan ini suatu saat akan membuahkan hasil yang manis, Karen aku mencintai dan menyayangi nya karena Allah.
Hati ini telah bicara, bahwa dia,dia,dia dan dia sebab itulah aku akan berusaha meraih mu walau rintangan yang amat besar terbentang di depan mata yang hadir dari diri qw sendiri dan juga kebesaran Hati mu.

Rabu, 15 Oktober 2010



Pukul  23:52

0 Response to "Simponi Senyum Dari Dalam Hati The True Story Begin: part 9"

Posting Komentar

Flag Counter