Selalu aku ingat Senyum itu
Akhirnya
dapat ku goreskan kisah ku lagi setelah beberapa hari aku hanya bisa
termangu saja. Kembali kini terlalu sulit untuk melupakan senyum itu,
tuhan engkau tau aku menyayngi nya, dan tak ada yang seperti dia dan
anya dia yang selalu menari di dalam imaji ku. Tuhan …………………..
Entah
apa yang harus aku lakukan rasa rindu ini semakin terasa, setelah
beberapa miinggu ini sama sekali tak dapat menatap wajah nya, mungkin
memang sudah nasib qw fotonya pun aku tidak punya, ya allah apakah ini
cara mu menguji kekeuatan perasaan qw terhadap nya, apakah Engkau
ingngin melihat kesungguhan hati ku. Tetapi tenang saja aku tidak akan
menyerah pada nasib dan keaadaan yang tidak memihak kepada ku.
Kian
lama aku kian pasrah terhadap perasaaan ini, karena rasa sayang ini
justru semakin besar setiap waktunya, entah itu setelah bertemu dia atau
setelah lama tidak bertemu denggan nya pun aku masih tetap merasaakan
persaan sayang ini semakin besar,sudah semakin terlambat buat ku untuk
berhenti sekarang.
Namun
satu pertanyaan besar yang ada di dalam hati kecl qw, kapan aku akan
mengatakan kejujuran ini. Aku makin tak mengerti dengan situasi ini
sungguh sulit, kami sekarang ini sudah dikatakan tidak pernah bertemu,
dan aku pun tidak memiliki kemampuan untuk mengungkapkan kejujuran ini
pada nya. Ya Allah berikan lah aku kesempatan dan keberanian untuk
mengatakan kejujuran ini kepadanya.
Selalu
aku ingat senyum itu……. Kata-kata itu, dan semua yang dia telah
ajarkan kepada ku semakin membuka mata ini. Betapa luarbiasanya
dia,betapa indah hati nya dan betapa lembut jiwa nya. Di balik tubuh
nya yang kecil tersimpan sebuah potensi dan jiwa yang besar. Akankah
kutemukan Wanita seperti dia lagi…?, bisa ia bisa juga tidak. Tetapi aku
berharap bisa selalu melihatnya ada di sisi ku. Wlaupun itu sangat
sulit tetapi aku selalu percaya yang aku lakukan ini suatu saat akan
membuahkan hasil yang manis, Karen aku mencintai dan menyayangi nya
karena Allah.
Hati
ini telah bicara, bahwa dia,dia,dia dan dia sebab itulah aku akan
berusaha meraih mu walau rintangan yang amat besar terbentang di depan
mata yang hadir dari diri qw sendiri dan juga kebesaran Hati mu.
Rabu, 15 Oktober 2010
Pukul 23:52

0 Response to "Simponi Senyum Dari Dalam Hati The True Story Begin: part 9"
Posting Komentar