Menjadi Diriku Dengan Segala Kelebihan
dan
Menjadi Aku Dengan Segala Kekurangan
Irama
hati ini semakin terdengar jelas di dalam kalbu ku, yah betapa tidak di
hadapan ku selalu ada byang-bayang senyum mu yang seakan selalu
memangil ku untuk mendekat pada mu, aku tidak seperti bintang , aku
buakn lah pelangi aku bukan lah mereka karena aku ingin menjadi aku yang
apa adanya di hadapn mu, dan aku bukan lelaki yang selalu bersikap
sempurna dan baik, namun aku berharap kau mau menerima aku apa adanya
akarena inilah aku apa adanya, hanya berusaha menjadi diri sendiri
dimanapun dan kapan pun.
Menjadi
diriku dengan segala kekurangan dan menjadi diriku atas segala
kelebihan ku, aku hanya inssan biasa yang takkan sempurna, aku hanya
menikmati setiap waktu anugerah hidup yang aku miliki semua karena aku
ingin mengikuti nasehat mu bahwa kamu menyukai seorang yang apa adanya,
namu ini bukan hanya karena kamu, karena di kedalaman hati ku tersimpan
Harapan yang suci dan tak perlu engkau menyangsikan. Lewat kesalihan mu
yang menghisai dirimu, tak perlu aku ungkapka dengan kata2, sungguh
walau aku harus berpeluh untuk mengucapkan perasaan ku aku kan mencoba,
dan aku akan selalu menunggu hingga aku bisa membawamu pergi ke Istana
ku di surga.
Mungkin
untuk sekarang aku belum bisa melakukan semua itu, namun aku akan
selalalu menanti hingga batas waktu itu tiba, semua bukan hanya karena
mu tetapi juga karena Allah, aku tau betapa besar dan hebat jiwamu yang
terukir lewat ke solihan mu yang selalu bercahaya menghiasi dirimu, aku
hanya berharap suatu saat penantian ku akan dirimu takkan sia-sia,
karena aku akan tetap menatap keatas hingga wktu itu dating, dan kini
belum saat nya untuk itu karena aku Belum siap.
Saat
mata terpejam dan hati ini merenung, tidak aku menyesal telah berdiri
di tepi jalan untuk menunggu mu memebrikan aku kesempatan itu.
Kesempatan untk membahagiakan mu, wallaupun aku tau itu takkan mudah.
Namun aku selalu bertahan karena ada Allah di atas asana, aku akan terus
berlari dengan kencang hingga aku dapat menggapai semua harap ku
terhadapmu dan juga terhadap impina ku, meskipun tubuh ini harus
terjatuh dan di lempari bebatuan bertubi-tubi, biarlah karena itu
hakekat perjuangan untuk mendapatkan kesmpatan itu. Anugerah terbesar
dan terindah ayang akan di berikan Allah kepadaku, aku apercaya itu
karena Allah tidak tidur dan selalu mendengar semua doa dan harapan ku,
di saat aku curahat kepadnya seusai melaksanakan Shalat Ku. Aku percaya
ITU…….!
Sabtu 25, Desember 2011
Pukul 12:08

0 Response to "Simponi Senyum Dari Dalam Hati The True Story Begin: part 14"
Posting Komentar