Simponi Senyum Dari Dalam Hati The True Story Begin: part 1

Yo Te Amo


Hari ini kembali aku tulis kenang qw akan dirimu, aku tak tau mengapa aku selalu memikirkan mu padahal engkau belum tentu memikirkan aku. Hem ini hanya sebuah kekaguman atau ini adalah arti menyayangi yang sesungguh nya. Aku masih tak mengerti dan masih saja tetap seperti ini. Satu peristiwa yang ku ingat hari ini, teman-teman memanggil ku dengan menggunakan nama nya, tapi entah mengapa aku menyukai hal itu, entah ini perasaan senang yang bagai mana aku masih tidak mengerti dengan diriku sendiri. Karena hari itu karena hujan itu, karena senyum itu.
Kembali teringat memori di malam itu,ketika kita berjalan bersama menuju sebuah masjid di temani tetesan air hujan di bawah sebuah payung berwarna ungu dan saat itu aku benar2 merasa bahagia berada di dekat mu, lagi lagi dan lagi perasaan aneh itu muncul. Masih jelas teringat perkataan mu di benaku “nanti jadi fitnah” dan pada saat itu aku hanya bisa ter senyum dan dengan perasaan senang aku berkata kepada mu “ ini bukan soal fitnah tapi ini soal melindungi”, pada saat itu aku sendiri tak mengerti dengan apa maksud dari perkataan qw sungguh aneh.

Entah kapan aku  bisa kembali bertemu dengan mu, inggin rasanya aku katakan aku cinta kamu, tapi aku sadar siapa diriku aku tak sebanding dengan mu. Sebentar lagi kamu akan segera menyelesaikan pendidikan  mu aku jadi makin bingung akankah aku bisa mengatakan perasaan qw yang sesungguh nya, jujur aku tak yakin  karena baru kali ini aku bertemu wanita seperti kamu, sejak pertama bertemu di malam itu aku selalu tak bisa bicara seperti apa yang qw mau, akus selalu mencoba menutupi semua nya namun semakin aku menutupi aku hanya akan semakin mengingat mu. Karena itulah aku membuat tulisan ini di tengah deras nya hujan yang kerap mengingatkan qw  pada malam itu.
Akan kah aku bisa mengungkapkan nya, engkau selalu memberikan ku semangat saat aku mengingat mu, engkau membawa kebahagiaan saat tersenyum, dan engkau membawa qw kedalam keadan sulit disaat aku mulai mencintai mu, karena jujur aku tak sanggup  mengatakan nya sehingga aku berharap suatu saat enggaku bisa mengethaui apa yang aku rasakan dan dapat membaca tulisan ini.

I LOVE U K…………………!

Kamis 01 , Desember 2011

0 Response to "Simponi Senyum Dari Dalam Hati The True Story Begin: part 1"

Posting Komentar

Flag Counter