Simponi Senyum Dari Dalam Hati The True Story Begin: part 45

Sekeping harapan di pagi hari 




Lirih  kaki ini terhentak, menapakan jiwa pada tapak-tapak punggugung bumi. Kutatap birunya langit menanti rintik-rintik kehangatan sang surya, namun yang ada hanyalah rintik-rintik air mata menanti untuk di basuh, kembali melanjutkan langkah ini, kembali melanjutkan merajut asa. Kenangan yang selalu membekas di dalam dada, kenangan yang selalu dangkal karena aku tidak pernah sanggup menatap jauh kedalam mata mu.

Semua terdengar konyol dalam alunan simponi senyum sang pelangi, tapi ini lah kenyataan mengisi bait-bait lirih lagu rindu ku, memang tak akan pernah seindah mekar nya mawar di musim semi, tapi semua terasa tulus bagaikan air yang mengalir di tengah gurun pasir. Begitu besar aura hati mu begitu besar pula kekuatan jiwamu sehingga membuat karang jiwa semakin terkikis, lagu rindu yang membentuk melodi bagi sang bidadari hati, walaupun semua hanya barisan kata dan nada yang sederhana, tapi ini lah kejujuran dan kebenaran.
Kembali ku buka lembar kerja ku menggoreskan kata-kata seadaanya hanya sekedar untuk meluapkan apa yang tidak pernah bias terucap. Setiap titip kata ini selalu bertanya, engkau hanya akan terdiam dalam anggun nya simpul senyum mu, membuat dada ini semakin tidak mengerti dengan apa yang tengah bidadari ku ini fikirkan . Ku goreskan kata-kata sedrhana ini dan akn aku letakan di dalam baris-bariss memorial hidup membentuk sebuah True story yang akan terus abadi di dalam nya.
Aku akui aku memang tak hinggap hanya di satu hati, namun itu tidak lebih dari pelampiasan ego ku saja demi mengisi kesepian jiwa, namun cukup sudah ego itu meraja, cukup sudah aku bermain-main dengan cinta yang fatamorgana, karena aku tidak mau membuat bidadari ku di surga marah, sebab aku terlalu banyak bermain-main dengan sosok yang bukan miliku, kini telah aku tatap seorang wanita yangs angat indah hati nya, dia ada di hadapan ku namun tak pernah kuasa aku untuk mengerti apa yang ada di genggamu. Semoga goresan-gorresan ini akan mengabadikan dan menjadi memo yang menandakan aku pernah hidup,ada dan pernah mencintai mu bidadari ku.
Walaupun tak kuasa engaku aku miliki, hati ini mungkin akan terasa sangat sakit namun tuhan tau yang terbaik untuk ku, untuk daia untuk semua umat nya. Sekarang yang bias aku lakuakn hanya menatap indah nya dari belakang, selu menikmati dari sisi gelap dalam jiwa ini,hanya itu yang dapat aku lakukan, sampai aku benar-benar siap, siap untuk memiliki nya secara hakiki, atau siap kehilangan nya.
Sampai saat itu tiba, aku hanya akan mencoba untuk memperbaiaki diri karena Allah S.W.T telah berjanji untuk memberikan wanita yang baik pada lelaki yang baik, teringat perktaan saudaraku “ memperbaiaki diri sama dengan memperbaiaki jodoh”, dan engkau adalah wanita yang baik.  Sampai saat itu tiba biarkan aku terus menjaga kebahagiaan mu. Akan aku buat bidadari ku di surga tersenyum dengan kessetiaan ku terhada penantian untuk mu karena engkau bidadari ku InsyaAllah, semua ku serahakan kepada Allah dalam penantian ku “ Ya Allah aku titipkan rasa kasih , cinta , dan sayang ku untuk nya kepada Mu, peliharalah dan sampaikan  kehati nya serta abadi kan lah” 

Selasa, 05 juni 2012
Pukul, 03.00

0 Response to "Simponi Senyum Dari Dalam Hati The True Story Begin: part 45"

Posting Komentar

Flag Counter