(J50K) Kupu-Kupu Berjilbab " Perjuangan Cinta, Cita dan Aamanah" Part: 12



 Kecemasan Hati





Kembali terbayang dalam benak Ikhsan saat dia dan kirani melangkah bersama di bawah sebuah payung di tengah guyuran hujan, entah apa yang terjadi pada diri lelaki muda itu tiba-tiba saja rasa yang berbeda muncul di saat yang tidak tepat. Dalam benak  lelaki muda itu terus memikirkan rasa apa yang tengah melanda , rasa yang belum pernah dia rasakan sebelum nya. Ikhsan termenung dalam pembaringan “ kenapa dengan aku, seperti ada yang menarik dari senyum itu”, ikhsan semakin kesal pada dirirnya karena bayang-bayang langkah di bawah guyuran hujan terus membaekas di hati.
Ikhsan terus berfikir dan bertanya apakah ini yang di namakan jatuh cinta..?,  namun rasa ini berbeda dari pada yang lalu. Akhir nya ikhsan berkata “ ini hanyalah kekaguman saja dan bukan cinta, aku harus ingat akan semua cita-cita ku. Aku hanya kagum melihat kepribadian diri Kirani saja yah  hanya kagum”. Ikhsan berusaha menolak perasaan nya sendiri, hingga sekarang masih belum dia mengerti sebenar nya apa yang tengah dia rasakan terhadap kirani
.
Seindah dan setulus tatapan sang bunda seperti itulah sinar matahari menerangi dunia pagi itu. Ikhsan terbangun dengan sedikit terkejut karena hari sudah menunjukan pukul 06:30, dalam hati ikhsan terbesit sebuah penyesalan karena dia telah lalai melaksanakan Shalat subuh hari ini “ astaghfirullah Hal adzim”, tutur Ikhsan sambil beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Setelah selesai membersihkan diri Ikhsan segera mengganti pakaian kemudian ikhsan segera melanjutkan langkah  hari itu untuk mengagapai cita-citanya.
Sepanjang jalan Ikhsan tetap melengkah seperti biasa tetap penuh semangat dan selalu tersenyum dengan headshet yang selalu melekat di kedua daun telinga nya. Ikhsan semkin mempercepat langkah nya, karena dia sudah tidak memilik banyak waktu lagi sebab dia belum belajar untuk mengahdapi kuis Fisika hari ini . Fisika merupakan tantangan dan penderitaan ter sendiri buat ikhsan karena dia memang lemah pada mata kuliah yang berbau Eksak.
Akhirnya langkah ikhsan terhenti di sebuah ruangan yang cukup besar, itulah ruang Praktikum fisika. Dia melihat teman-teman nya sudah tidak ada lagi di luar ruangan.  Menandakan kelas telah di mulai “ aduh saya terlambat “,  Gumam ikhsan dalam Hati. Dengan  langkah cepat dia segera menghampiri sebuah pintu,” assalamualaikum” ikhsan mengucapkan salam seraya mengetuk pintu “ waalaikumsalam” terdengar suara riuh menjawab dari dalam, “ silahkan Masuk “ kembali terdengar suara dari dalam.
Sejenak Ikhsan Nampak Shock melihat teman-teman nya telah melaksanakan tes atau yang biasa di sebut dengan Kuis. Dengan wajah yang cemas Ikhsan berujar” Maaf Pak atas keterlambatan saia”, dosen menjawab “ oh tidak apa memang hari ini teman-teman saudara masuk lebih cepat dari jadwal semestinya dan saudara belum terlambat”. Ikhsan sedikt bernafas lega mendengar ucapan tersebut, nmaun kecemasan sesnugguh nya baru di mulai karena kuis tengah berjalan dan ikhsan belum membaca buku nya sama sekali.

0 Response to "(J50K) Kupu-Kupu Berjilbab " Perjuangan Cinta, Cita dan Aamanah" Part: 12"

Posting Komentar

Flag Counter