Simponi Senyum Dari Dalam Hati The True Story Begin: part 8

Tak Berdaya Menghadapi Kekuatan Hati Sendiri




Kenapa dada ini semakin terasa sesak, di saat senyum itu aku rasa semakin jauh, sudah hitungan hari tuhan belum memberikan aku kesempatan untuk menyaksikan keagungan nya dalam indah senuman mu. Aku selalu mencoba menghapus bayang2 indah tentang dirimu tetapi yang terjadi hanyalah semakin aku mencoba maka bayang-bayang indah itu akan semakin jelas terlihat semakin hari akan semakin jelas, seaakan ingin memelukku tetapi itu tidak mungkin. Semua akan hanya ada di dalam khayal qw saja karena aku tidak punya cukup keberanian untuk mngatakan kejujuran hati ini,
Sesungguh nya  bisa saja semua ini tidak menjadi sekedar khayalan, andaikan aku punya cukup keberanian. Aku selalu takut untuk mengatakan nya, semua di karenakan aku takut kamu berubah setelah mengetahui kejujuran ini, lebih dari itu bisa saja kamu menjauh. Kalau itu terjadi itu adalah kegagalan besar dalam hidup ku, bukan kenapa karena kamu sanggat berarti dalam hidup ku kamu adalah wanita yang berbeda dan hanya ada satu di dunia ini dan itu kamu, yah hanya  k amu.

Tuhan Engkau pasti tau betapa sangat aku merindukan, mencintai dan menyayangi dia. Tuhan hanya dia yang selalu ada dalam angan ku dalam fikiranku dan dalam setiap hembusan nafasku. Jika dia membaca tulisan ini mungkin dia akan mengngap aku gila, aneh atau apalah yah tetapi itu memang benar karena aku sanggat mengagumi karyamu yang indah ini. Tuhan walaupun aku tahu  engkau punya rencana besar terhadap hidup ku, yang aku belum tau apa tetapi inilah aku inilah kejujuran itu aku ingnginkan dia. Buakn sekedar menginginkan aku jua ingin menyayangi dia, menjaga nya karena dia teramat berharga.
Tuhan engkau pasti juga tahu apa dan siapa yang terbaik serta siapa yang akan menjadi pendamping hidup kum, tetapi jika boleh aku meminta jadikanlah dia sang pemilik simponi senyum dari dalam hati itu untuk menjadi yang terbaik dan menjadi pendamping hidup ku. Itu hanya secerca harapn atas permohonan hambamu yang kecil ini ya Allah, jikalau memang aku tidak punya keberanian untuk mengatakan kejujuran ini aku ingngin dia membaca goresan kejujuraan ini agar dia tau.
Tuhan andai engkau memberikan aku sayap, aku akan terbang di atasnya untuk melindungi dia dari hujan,panas dan semua pengganggu. Akan selalu aku lihat senyum itu tetapi aku tau engkau takkan memberikan sayap itu, tetapi engkau telah memberikan aku TULIASN INI SEBAGAI PENGGANTI SAYAP ITU. Hanya pada sekeping Keyboard ini aku dapat mngungkapkan semua kerinduanku terhadap nya.
Tuhan Aku mohon dengan sangat persatukan lah aku dengan dia. Seandainya tidak bisa biarkanlah senyum it terus abadi dan menjadi indah di dalam hati ini.
Tuhan seandainya……….
Tuhan andai saja………
Tuhan seharus nya……..
Tuhan ini lah…………
Tuha  kejujuran itu…………..

Tuhan apakah aku terlalu mencari-cari alasan sehingga aku semakin merasa takut, apakah aku selalu mencari alasan untuk tidak dapat mengatakan kejujuran hati ini. Mungkin saja ia aku terlalu takut Karen aku selalu mencari alas an untuk takut. Apakah itu alasan  atau  itu adalah sebuah keyakinan. Aku semakin tidak mengerti dengan semua ini. Tuahan berikan aku dia.
Hanya senyuman dan kebaikan hati mu yang menemani setiap langkah ku hanya itu,  walau hanya sebatas imajinasi aku telah takluk oleh mu hanya dengan 1 senyuman di malam itu. Setiap aku terjaga dari lelap ku hanya senyum itu yang mampu membuat malam ku tenang, atau itu hanya persepsi ku saja agar aku bisa tenang, tetapi engkau memang Ratu dalam kerajaan hati, dan imajiku. Kapan itu menjadi kenyataan ya ALLAH.
Ini terdengar seprti lelucon atau dongeng, yah itu benar inilah kisah ketidak berdayaan ku dalam menghadapi hati ku sendiri, kini hatiku   menjadi lebih kuat dengan hadir nya kamu. Apakah ini sebuah penyesalan? Tentubukan ini adalah kekaguman, apakah ini akhir dari itu? Tentu bukan pula ini baru lah awal. Awal yang benar-benar sulit untuk meraih mimpi besar ku di penghujung tahun ini.
Indah nya senyuman itu selalu membekas didalam jiwa ini, walaupun mungkin dia tidak pernah mengingat aku tetapi tanpa aku sadari alu selalu mengingat nya, disetiap langkah , setiap nafas, dan fikiran ku. Kalau sudah begini aku merasa terlambat untuk berlari, rasa itu sudah tertumpuk terlalu tinggi hingga aku tak bisa memandang yang lain selain dia, Karen hanya dia dan untuk dia. Ya Allah semoga suatu Engkau berkenan untuk mempersatukan dua hati ini,

Minggu 11, Desember 2011
Ini adalah kisah ketidak berdayaan ku dalam menghadapi Hati ku sendiri
Pukul 15:56

0 Response to "Simponi Senyum Dari Dalam Hati The True Story Begin: part 8"

Posting Komentar

Flag Counter