Tak Berdaya Menghadapi Kekuatan Hati Sendiri
Kenapa
dada ini semakin terasa sesak, di saat senyum itu aku rasa semakin
jauh, sudah hitungan hari tuhan belum memberikan aku kesempatan untuk
menyaksikan keagungan nya dalam indah senuman mu. Aku selalu mencoba
menghapus bayang2 indah tentang dirimu tetapi yang terjadi hanyalah
semakin aku mencoba maka bayang-bayang indah itu akan semakin jelas
terlihat semakin hari akan semakin jelas, seaakan ingin memelukku tetapi
itu tidak mungkin. Semua akan hanya ada di dalam khayal qw saja karena
aku tidak punya cukup keberanian untuk mngatakan kejujuran hati ini,
Sesungguh
nya bisa saja semua ini tidak menjadi sekedar khayalan, andaikan aku
punya cukup keberanian. Aku selalu takut untuk mengatakan nya, semua di
karenakan aku takut kamu berubah setelah mengetahui kejujuran ini, lebih
dari itu bisa saja kamu menjauh. Kalau itu terjadi itu adalah kegagalan
besar dalam hidup ku, bukan kenapa karena kamu sanggat berarti dalam
hidup ku kamu adalah wanita yang berbeda dan hanya ada satu di dunia ini
dan itu kamu, yah hanya k amu.
Tuhan
Engkau pasti tau betapa sangat aku merindukan, mencintai dan menyayangi
dia. Tuhan hanya dia yang selalu ada dalam angan ku dalam fikiranku dan
dalam setiap hembusan nafasku. Jika dia membaca tulisan ini mungkin dia
akan mengngap aku gila, aneh atau apalah yah tetapi itu memang benar
karena aku sanggat mengagumi karyamu yang indah ini. Tuhan walaupun aku
tahu engkau punya rencana besar terhadap hidup ku, yang aku belum tau
apa tetapi inilah aku inilah kejujuran itu aku ingnginkan dia. Buakn
sekedar menginginkan aku jua ingin menyayangi dia, menjaga nya karena
dia teramat berharga.
Tuhan
engkau pasti juga tahu apa dan siapa yang terbaik serta siapa yang akan
menjadi pendamping hidup kum, tetapi jika boleh aku meminta jadikanlah
dia sang pemilik simponi senyum dari dalam hati itu untuk menjadi yang
terbaik dan menjadi pendamping hidup ku. Itu hanya secerca harapn atas
permohonan hambamu yang kecil ini ya Allah, jikalau memang aku tidak
punya keberanian untuk mengatakan kejujuran ini aku ingngin dia membaca
goresan kejujuraan ini agar dia tau.
Tuhan
andai engkau memberikan aku sayap, aku akan terbang di atasnya untuk
melindungi dia dari hujan,panas dan semua pengganggu. Akan selalu aku
lihat senyum itu tetapi aku tau engkau takkan memberikan sayap itu,
tetapi engkau telah memberikan aku TULIASN INI SEBAGAI PENGGANTI SAYAP
ITU. Hanya pada sekeping Keyboard ini aku dapat mngungkapkan semua
kerinduanku terhadap nya.
Tuhan
Aku mohon dengan sangat persatukan lah aku dengan dia. Seandainya tidak
bisa biarkanlah senyum it terus abadi dan menjadi indah di dalam hati
ini.
Tuhan seandainya……….
Tuhan andai saja………
Tuhan seharus nya……..
Tuhan ini lah…………
Tuha kejujuran itu…………..
Tuhan
apakah aku terlalu mencari-cari alasan sehingga aku semakin merasa
takut, apakah aku selalu mencari alasan untuk tidak dapat mengatakan
kejujuran hati ini. Mungkin saja ia aku terlalu takut Karen aku selalu
mencari alas an untuk takut. Apakah itu alasan atau itu adalah sebuah
keyakinan. Aku semakin tidak mengerti dengan semua ini. Tuahan berikan
aku dia.
Hanya
senyuman dan kebaikan hati mu yang menemani setiap langkah ku hanya
itu, walau hanya sebatas imajinasi aku telah takluk oleh mu hanya
dengan 1 senyuman di malam itu. Setiap aku terjaga dari lelap ku hanya
senyum itu yang mampu membuat malam ku tenang, atau itu hanya persepsi
ku saja agar aku bisa tenang, tetapi engkau memang Ratu dalam kerajaan
hati, dan imajiku. Kapan itu menjadi kenyataan ya ALLAH.
Ini
terdengar seprti lelucon atau dongeng, yah itu benar inilah kisah
ketidak berdayaan ku dalam menghadapi hati ku sendiri, kini hatiku
menjadi lebih kuat dengan hadir nya kamu. Apakah ini sebuah penyesalan?
Tentubukan ini adalah kekaguman, apakah ini akhir dari itu? Tentu bukan
pula ini baru lah awal. Awal yang benar-benar sulit untuk meraih mimpi
besar ku di penghujung tahun ini.
Indah
nya senyuman itu selalu membekas didalam jiwa ini, walaupun mungkin dia
tidak pernah mengingat aku tetapi tanpa aku sadari alu selalu mengingat
nya, disetiap langkah , setiap nafas, dan fikiran ku. Kalau sudah
begini aku merasa terlambat untuk berlari, rasa itu sudah tertumpuk
terlalu tinggi hingga aku tak bisa memandang yang lain selain dia, Karen
hanya dia dan untuk dia. Ya Allah semoga suatu Engkau berkenan untuk
mempersatukan dua hati ini,
Minggu 11, Desember 2011
Ini adalah kisah ketidak berdayaan ku dalam menghadapi Hati ku sendiri
Pukul 15:56
0 Response to "Simponi Senyum Dari Dalam Hati The True Story Begin: part 8"
Posting Komentar