Simponi Senyum Dari Dalam Hati The True Story Begin: part 39

JIKA MEMANG




Semua terasa membayang teramat dalam sehingga rasa tak cukup hanya sekedar kata. Perasaan yang tak pernah usai, saat semua ingkar meninggalkan goresan-goresan tinta mengisi baris-baris kosong dalam kehidupan ini, memenuhi laci-laci harapan yang masih kosong. Persaan ini tak butuh alasan utuk setia kepada mu dan biarlah hanya tuhan yang tau, janji suci ini ku haturkan kepadamu, kejujuran hati akan ada sepanjang waktu, sebab itulah aku terus bertahan unutuk selalu bersamamu walaupun engkau tak pernah menyadari nya.
Persaan yang teramat dalam tertanam dalam hati, saat semua kembali mengingkari pergi jauh dari hidupmu yakinlah aku akna selalu bersama mu meski kau tak pernah sadar. Aku akan selalu ada di sini untuk mu, meski engkau tak pernah sadar akan keberadan diriku. Dalam setiap alunan nada imaji aku selalu memasukan namamu sebagai notasi nada dan seaakan membuat sebuah kombinasi nada berbeda dari kebanyakan kisah lagu-lagu kehidupan setiap hati.

Entah sang simponi senyum menyadari nya atau tidak ini lah kejujuran hati itu. Sekilas semua terlihat seaakan rumit, namun sesungguhnya tidak ada yang rumit dengan apa yang tengah  terjadi antara aku, hati ku dan imajiku hari ini semua teramat sangat simpel” semua kerena Kamu orang Baik”. Uapan  itu bukan sekedar isapan jempol belaka tapi semua itu adalah buah dari hasil perenungan dan kejujuran hati.
Sudah begitu lama tak nampak  kabar tentang mu apalagi senyum seimpul mu. Mungkin disinilah letak ujian bagi ku, Allah tengah menguji konsistensi kejujuran hati yang ku miliki. Engaku  tau wahai sang simponi senyum betapa bahagianya menjadi hawa seperti mu begitu sayang nya Tuhan kepadamu, apa lagi kami sebagai mahluk fana yang terasa sangat jauh dari kata sempurna. Hem…. Sungguh tak tau malu nya aku ini.
Harapan  dan semua angan tentang mu tercerak jelas  dalam setiap imaji ku. Lihat lah hati ini, rasa di dalam nya terhadap mu akan terukir abadi. Walau aku harus tertatih tanpa mu di sini, kau tetap ku nananti demi keyakinan dan kejujuran hati ini. Jika memang kaulah tulang rusuk ku engkau akan kembali jua ke tubuh ini, aku akan tua dan mati di pelukan mu.
Bukan hal baru bila semua harus tertatap terjal di depan, tanpa  kita mencari jalan untuk bias kembali takkan kita temukan takdir cinta untuk memepertemukan kita kembali. Jika memang engkau terlahir hanya  untuk ku, bawalah hati ku pergi jauh dan lekas kembal, akan aku nikmati rindu yang datang menerpa ku, untuk mu seluruh nafas ini.  Aku merindukan mu “ K “.

Rabu, 28 Maret 2012
                                                                                                          Jika Memang Kau Tulang Rusuk KU 
Pukul 23:45 

0 Response to "Simponi Senyum Dari Dalam Hati The True Story Begin: part 39"

Posting Komentar

Flag Counter