Aku Takkan Menyerah Meski Pada Akhirnya Kejujuran Ini Takkan Pernah Terungkap
Well
now I just want to pick the color of my life and I want the symphony
smile coloring my life, but whether he is willing to provide different
colors and more beautiful than the rainbow, that he who should I know
about first. Sebelum nya kata-kata ini sudah pernah aku goreskan
untuk mewarnai kisah ini. Semua psti mengerti bahwa dibalik kata-kata
tersebut tersimpan sebuah harapan, walaupun harapan itu sampai sekarang
hanya berupa tulisan yang tergores dan tersimpan dalam dunia maya, serta
abadi di dalam hati ini.
Walaupun
kata-kata dalam bahasa asing itu belum tentu benar baik penulisan atau
makna nay, karena saya memang tidak menguasai bahasa inggris denagn
baik, namun apa salahnya jika kita mencoba. Seperti
kisah yang aku goreskan dalam selambar nadi, kisah ini hanyalah kisah
yang aku coba untuk jalani wlaupun semua berada dalam ketidak pastian.
Aku tetap bahagia dalam menjalani guratan kisah ini wlau tek pernah ada
kepastian karena telah banyak kebiakan yang aku dapatkan dari mencintai
sang simponni. Aku bersukur karena pernah mencintai wanita luarbiasa
.
Itu
adalah harapan, aku hanya serpihan kecil di tengah luas samudera, aku
sadar diri aku masih belum baik, aku masih harus banyak belajar,
berusaha dan bekerja agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Aku
hanya memastikan bahwa aku telah menyadari semua kelemahan dan
kekurangan ku. Cukup sudah aku bearda dalam kesalahan yang telah
bertahun-tahun aku tapaki dengan bangga, senyum dan air mata telah jadi
saksi semu semua perjalanan itu. Meski sakit harus aku terima dan akui
bahwa aku masih jauh uuntuk di katakana sebanding dengan mu wahai sang
simponi.
Setelah
engaku membuka mataku atas Izin Allah, aku baru benar-benar mengerti
tentang arti menyayangi yang sebenar nya, dan telah aku tuturkan dalam
goresan kisah ku sebelum nya. Kini aku sadari bukan hanya diriku yang
memiliki persaan ini kepada sang simponi, aku sadar mereka sudah jauh
lebih baik dari aku, namun apakah aku hrus menyerah dalam keadaan ini.
Aku takkan menyerah meski pada akhirnya kejujuran ini takkan pernah
terungkap, Karen aku tahu Allah tidak pernah berhenti melihatku dari
langgit. Baik saat aku menuliskan kisah ini atau saat aku bersimpuh
memohon kepadanya demi sebuah kesempatan yang sangat berharga.
Tak
bisa aku pungkiri dalam setiap langkah ini selalu ada helaan senyum dan
nafas sang pelangi. Biarkan lah kusimpan abadi perasaan ini dalam
hari-hari ku, tak pernah aku sesali saat aku mulai mencintai mu dan tak
akan ku ingkari aku ingin selalu berada di samping mu, dan biarlah aku
kenang persaan ini untuk menutup hati ini pada persaan yang lain, Karen
takkan kutemukan lagi wanita seperti mu, aku hanya berharap engkau akan
menjadi pendaming hidupku, semua Kuserahkan kehadiratmu Tuhan ( Allah).
Sabtu, 31 Desember 2011
Pukul 01:50
0 Response to "Simponi Senyum Dari Dalam Hati The True Story Begin: part 24"
Posting Komentar