Assalamualaikum Wr.Wb
Untuk engkau yang sedang
tertidur dengan nyaman di pembaringan mu malam ini, aku ucapkan selamat
hari lahir. Sudah hari lahir ke dua mu, setelah kita saling mengenal
satu sama lain, namun Sayang belum sekalipun aku bisa mengucapkan ucapan
“ SELAMAT”. Malam ini entah mengapa tiba-tiba aku terbangun dari tidur,
ternyata malam ini adalah malam yang spesial bagi orang yang spesial.
![]() |
| SELAMAT HARI LAHIT RI |
Sesungguh
nya ingin kukatakan semua ini langsung kepada mu Ri, namun nampak nya
aku hanya menjadi penggangu dalam keseharian mu. Jangan kan untuk
berbicara secara langsung bahkan sudah 14 bulan ini silaturahim kita
seperti telah terputus, seperti aku ini adalah musuh terbesar yan tengah
kau hadapi. Sesungguhnya banyak hal yang ingin aku katakan dan bnayak
hal yang ingin aku ceritakan dan ada pula beberapa hal yang ingin aku
tanyakan.
Masih kah ada peluang untuk lelaki seperti ku ini mengucapkan lafaz suci itu, satu hal yang selalu
aku tunggu dan selalu menjadi impian ku di masa depan. Ri sekarang kita
bukan lah anak kecil lagi saya ingin mengatakan keseriusan saya
terhadap mu, seperti yang pernah saya katakan satu tahun yang lalu
kepada mu. Sampai sekarang aku
masih menunggu jawaban atas pertanyaan satu tahun lalu yang belum pernah
kau jawab, aku masih menunggu itu dan masih menunggu kesempatan untuk
kembali bisa berbicara dengan mu.
Ri
andai sutu hari nanti kamu membaca tulisan ini, semoga hari itu belum
terlambat. Ri selama ini kamu hanya diam dan membuat saya selalu
bertanya ada apa sebenar nya..?, jujur
saya sangat ingin sekali tahu tentang apa yang kamu fikirkan, tapi aku
sadra aku harus menghargai semua keputusan mu Ri, sekarang ini aku
bagaikan berdiri di astas seutas tali diam Goyah berjalanpun goyah. Selama
kamu diam seperti sekarang ini, kenangan di saat kita masih saling
berkomunikasi lah yang akan selalu menemani ku, teringat di saat kamu
mengajarkan aku satu matakuliah, di saat kamu memberikan nasehat , semua
masih terekam jelas di dalam ingatan ku.
Ri
saya benar-benar ingin menjalankan semua apa yang pernah saya utarakan
dengan serius, aku berharap kita bisa kembali saling berbicara dan
berkomunikasi dengan baik. Saya hanya ingin kepastian atas Niat dari
Keseriusan saya terhadap Ri, jika masih ada kesempatan maka katakan lah
namun jika sudah ada orang lain yang menutup kesempatan itu, maka
katakan lah...
Maaf dan Terimakasih.......RI........
14 SEPT 2013 12.03
.jpg)
0 Response to "Maaf dan Terimakasih"
Posting Komentar