Belajar Untuk Tahu Diri di Penghujung Tahun
Sebelum Kisah selanjut nya Di postkan Terlebih dahulu saia ingin Mengucapkan
Selamat
Tahun Baru 2012 semoga kita semua menjadi Pribadi yang lebih berguna
dan Produkif di Tahun-tahun yang akan datang, mari kita ciptakan peta
kehidupankita di Masa depan dari sekarang, serta kita Berdo'a bersama
untuk hari yang lebih baik.
The True Story Begin..................
Kalau
memang akan ada akhirnya aku akan menunggu hingga kutemukan akhir dari
goresan kisah klasik ini, kini belum saat nya aku menyerah aku masih
akan menanti hingga batas waktu itu tiba, dan takkan pernah menyerah
sampai Ilahi yang memsihakan semua potonagn episode indah . Aku yakin
penantian ku tehadap diri mu tidak akan sia-sia, karena memang aku telah
memilih mu, aku akan tetap menantikan mu membawaku kedalam surga yang
abadi, aku akan menantikan mu hingga batas waktu.
Tiada
aku sesali berdiri di tepian hati , walau hanya sekeping harapan yang
menjadi kekuatan ku itu sudah lebih dari cukup. Kau perlu tau jika aku
aka kencang berlari akan aku coba raih simponi itu denggan apa yang aku
punya. Memang aku hanyalah lelaki tak tahu malu yang berharap sebuah
permata hati yang luarbiasa indah dan di inginkan banyak orang. Namun
aku tak mau terus berada didalam keterpurukan ini, walaupn hingga akhir
takkan bisa kugapai, aku sudah sangat bahagia dan bangga karena Allah
menanamkan rasa cinta terhadapmu yang benar-benar mengubah arah hidupku
menuju nafas baru yang lebihh damai dan berada di jalan yang di
ridhoi-Nya.
Sekarang
adalah waktunya aku belajar untuk sedikit tahu diri, di saat orang lain
mengharapkan cinta aku hanya akan berharap sedikit perhatian mu, di
saat orang lain mengahrap untuk di sayanggi aku hanya berharap untuk
sedikit di mengerti, di saat yang lain mengharap untuk memiliki aku
hanya berharap untuk dapat di berikan waktu berada di dekat mu wahai
simponi senyum. Aku merasa itu bukan harapan yang terlalu muluk wahai
Tuhan ku.
Sesungguh
nya hati ini menginginkan lebih dari sekedar itu namun sayang, untk
bertatap wajah saja masih sangat sulit. Hingga saat ini aku masih belum
bertemu dengan sang simponi senyum, ternyata Tuhan belum memperkenankan
aku untuk bersua lagih bersama senyum indah dan kekuatan hati sang
simponi. Aku hanya bisa terus berimaji bagai orang tak tahu malu entah
memngapa bisa begini.
Cinta
memang bukan segalanya tetapi segalanya harus dilakukan dengan penuh
cinta, kita memang bukan hidup untuk cinta tetapi kita hidup karena
cinta. Sebuah ungkapan simple namun itulah salah satu landasan kejujuran
hati ini terhadap sang simponi senyum, wlaupun landasan utama tetaplah
mencintai karena Allah. Yah seperti yang sudah pernah aku sebutkan
sbelum nya bahwa niatkanlah
persaan yang di anugerahkan tuhan ini semata-mata untuk beribadah.
Mengapa tidak rasa ciinta di ciptakan oleh Allah pada diri setiap
manusia, sehingga bila rasa itu muncul
jangan sampai pernah di sesalai itulah tanda kita Bersyukur
terhadap-Nya, walaupun persaan itu membawa kita pada keadaan yang sulit,
karean itu renacana besar Allah untuk mu.
Sabtu, 31 Deseember 2011
Pukul 23:JJ
Renugngan Kejujuran Hati di Penghujung Tahun
0 Response to "Simponi Senyum Dari Dalam Hati The True Story Begin: part 25"
Posting Komentar