Simponi Senyum Dari Dalam Hati The True Story Begin: part 25

Belajar Untuk Tahu Diri di Penghujung Tahun


Sebelum Kisah selanjut nya Di postkan Terlebih dahulu saia ingin Mengucapkan
Selamat Tahun Baru 2012 semoga kita semua menjadi Pribadi yang lebih berguna dan Produkif di Tahun-tahun yang akan datang, mari kita ciptakan peta kehidupankita di Masa depan dari sekarang, serta kita Berdo'a bersama untuk hari yang lebih baik. 



The True Story Begin..................


Kalau memang akan ada akhirnya aku akan menunggu hingga kutemukan akhir dari goresan kisah klasik ini, kini belum saat nya aku menyerah aku masih akan menanti hingga batas waktu itu tiba, dan takkan pernah menyerah sampai Ilahi yang memsihakan semua potonagn episode indah . Aku yakin penantian ku tehadap diri mu tidak akan sia-sia, karena memang aku telah memilih mu, aku akan tetap menantikan mu membawaku kedalam surga yang abadi, aku akan menantikan mu hingga batas waktu.
Tiada aku sesali berdiri di tepian hati , walau hanya sekeping harapan yang menjadi kekuatan ku itu sudah lebih dari cukup. Kau perlu tau jika aku aka kencang berlari akan aku coba raih simponi itu denggan apa yang aku punya. Memang aku hanyalah lelaki tak tahu malu yang berharap sebuah permata hati yang luarbiasa indah dan di inginkan banyak orang. Namun aku tak mau terus berada didalam keterpurukan ini, walaupn hingga akhir takkan bisa kugapai, aku sudah sangat bahagia dan bangga karena Allah menanamkan rasa cinta terhadapmu yang benar-benar mengubah arah hidupku menuju nafas baru yang lebihh damai dan berada di jalan yang di ridhoi-Nya.

Sekarang adalah waktunya aku belajar untuk sedikit tahu diri, di saat orang lain mengharapkan cinta aku hanya akan berharap sedikit perhatian mu, di saat orang lain mengahrap untuk di sayanggi aku hanya berharap untuk sedikit di mengerti, di saat yang lain mengharap untuk memiliki aku hanya berharap untuk dapat di berikan waktu berada di dekat mu wahai simponi senyum. Aku merasa itu bukan harapan yang terlalu muluk wahai Tuhan ku.
Sesungguh nya hati ini menginginkan lebih dari sekedar itu namun sayang, untk bertatap wajah saja masih sangat sulit. Hingga saat ini aku masih belum bertemu dengan sang simponi senyum, ternyata Tuhan belum memperkenankan aku untuk bersua lagih bersama senyum indah dan kekuatan hati sang simponi. Aku hanya bisa terus berimaji bagai orang tak tahu malu entah memngapa bisa begini.
Cinta memang bukan segalanya tetapi segalanya harus dilakukan dengan penuh cinta, kita memang bukan hidup untuk cinta tetapi kita hidup karena cinta. Sebuah ungkapan simple namun itulah salah satu landasan kejujuran hati ini terhadap sang simponi senyum, wlaupun landasan utama tetaplah mencintai karena Allah. Yah seperti yang sudah pernah aku sebutkan sbelum nya bahwa  niatkanlah persaan yang di anugerahkan tuhan ini semata-mata untuk beribadah. Mengapa tidak rasa ciinta di ciptakan oleh Allah pada diri setiap manusia, sehingga bila rasa itu  muncul jangan sampai pernah di sesalai itulah tanda kita Bersyukur terhadap-Nya, walaupun persaan itu membawa kita pada keadaan yang sulit, karean itu renacana besar Allah untuk mu.
Sabtu, 31 Deseember 2011
Pukul 23:JJ
Renugngan Kejujuran Hati di Penghujung Tahun 

0 Response to "Simponi Senyum Dari Dalam Hati The True Story Begin: part 25"

Posting Komentar

Flag Counter