Malam Yang Berbeda
Pertemuan
pertama yang di tunggu lelaki muda itu akhirnya berlangsung, namun
waktu berlangsung pertemuan itu sedikit melenceng dari jadwal yang telah
di tentukan. Tentu lelaki muda itu meresa sangat kecewa dengan keadaan
yang demi kian, dia telah datang pukul
18.30 berharap pertemuan itu akan berlangsung tepat waktu yakni pukul
19.00, namun pertemuan tersebut baru di maulai pukul 19.24, sambil
tersenyum seperti baisa lelaki muda itu bergumam “ ini lah penyakit bangsa WIB, Waktu Indonesi Banget”.
Pada pertemuan pertama diawali dengan perkenalan dari para senior, kalai ini yang berada di hadapan mereka adalah Gery dan Elis. Selanjut
nya para peserta yang berjumlah 48 orang masing-masing memperkenalakan
diri, setelah selesai memperkenalkan diri para senior menjelaskan apa
saja tujuan dan rangkaian kegiatan kedepan dalam sekolah kepemimpinnan.
Begitulah pertemuan malam ini berlangsung, tidak ada yang istimewa bagi
lelaki muda itu. Kira-kira ukul 21.00 pertemuan berakhir, lelaki muda segera bergegas kembali ke istananya untuk segera ber istirahat karena ke esokan hari nya memang memiliki jadwal kuliah pagi dan merupakan mata kuliah yang sulit bagi nya yakni Fisika
Seminggu
telah berlalu dari pertemuan pertama, namun belum juga ada kabar
mengenai kegiatan selanjut nya. Tiba-tiba saja geteran handphone
mengejutkan lelaki muda itu, ternyata kembali pesan dari nomor yang
tidak di kenal, lelaki muda itu membuaka pesan dan membaca nya dengan
seksama ternyata pesan tersebut adalah undanhgan untuk mengikuti rapat
general pada malam lusa. Lelaki muda itu kembali menghela nafas panjang
dan segera berujar “ kita lihat apakah lusa malam mereka akan tepat
waktu atau teatap akan seperti malam berikut nya”.
Malam
yang telah di jadwalkan akhirnya tiba dan seperti baisa lelaki muda itu
datang lebih awal, namun kali ini ada yang sedikit berbeda ternaya
Kirani sudah berada disana lebih dulu segera lelaki muda melayang kan
ucapan salam” asssalamualaikum”, dengan senyum manis Kirani langsung
memablas salam tersebut “Waalaikumsallam”. Setelah beberapa saat Kiarani
berkata “ coba kamu rapihkan pakaian mu” sekilas lelaki muda itu
melihat pakaina yang telah di kenakan, dia merasa tak ada masalah dengan
pakaina nya. Lelaki muda itu semakin bingung dengan bagai mana cara
wanita yang di hadapi nya ini berfikir,Kirani kembali tersenyum dan
berujar “ maksud saya Kamu segera Kanakan Jaket Almamater mu “, segera
lelaki muda itu dengan polos nya mengagruk kepala sambil tersenyum
seperti manusaia bodoh tanpa dosa dan segera menagenakan Jaket Almamater
.
Kirani kembali tersenyum “ bukan begitu tapi coba
kancingkan dan rapihkan kerah nya”, lelaki itu menghela nafas panjang
sambil tersenyum. Kirani berkata lagi “ coba lihat Seperti ini yang
benar”, sembari mencontohkan bagimana memakai jaket alamamter yang
benar, lelaki muda segera mengikuti apa yang telah di contohkan oleh wanita tersebut. Lelaki muda itu kembali
bergumam dalam senyum nya “ terbuat dari apa hati wanita ini sampai hal
seperti ini, dia ingatkan juga, wanita yang aneh..”. Dengan senyum
manis Kirani mempersilahkan lelaki muda masuk Ruangan rapat.
0 Response to "(J50K) Kupu-Kupu Berjilbab " Perjuangan Cinta, Cita dan Aamanah" Part: 6"
Posting Komentar