Habis gelap
terbitlah terang,
Pepatah
ini yang selalu ku ingat di saat hatiku merasa sendiri dan merasa hidup terlalu
pahit untuk di jalani. Terkadang hidup terasa jenuh, ku selalu berusaha mencari
arti kehidupan. Mencari kemana hatiku akan berlabuh. Saat sendiri dan sedih aku
memilih untuk tak memperlihatkan kesedihan itu, hingga tak ada satupun orang
yang tau sebenarnya aku bersedih. Begitupun dengan cinta, mungkin banyak
definisi cinta yang di ungkapkan oleh banyak orang bahkan para penyair tidak
henti-hentinya membahas tentang cinta. Setiap ada pertemuan pasti ada
perpisahan, setiap ada kesedihan hukumnya pasti ada kebahagian, aku masih
mencari dan terus mencari arti kebahagian sejati hingga kutemukan dia yang
mampu merubah cara pandangku itu.
Ada
sebuah kutipan yang bisa menyembuhkan kesedihanku, “Setiap tetes air mata yang jatuh
pasti akan ada sejuta senyuman yang mengikuti”. Setidaknya kata-kata itu bisa menghapus
kesedihanku untuk sementara waktu. Cinta bisa merubah air mata menjadi senyuman
begitupun sebaliknya, terkadang kita tak pernah sadar siapa yang paling tulus
mencintai kita. Hingga akhirnya kita kehilangan cinta itu. Tak ada satupun
orang yang hidup di dunia ini tanpa cinta, bukankah kita hidup di dunia ini
karena cinta kedua orang tua kita, dan aku pun menyadari aku tak bisa hidup
tanpa cinta. Hidup terasa hampa, terasa ada yang kosong seperti lirik sebuah
lagu “ada
lubang di hati.... yang harus ku isi dengan orang yang tulus mencintaiku”.
Akhirnya aku tau gelap dan terang itu seberapa kuatpun aku memaksakan
kehendak hati, hati-Nya tlah memilih hati yang lain meski hatiku memilihnya.
Yang terang itu aku mencintainya, Dia mencintai yang lain. Yang terang itu aku
harus mengiklaskan hati-Nya memilih yang lain, yang terang itu aku harus
menutup pintu hati untuk hati yang lama. Menguci pintu lebih rapat lagi agar
tak sembarang hati lagi yang bisa masuk, dan agar hatiku tak terluka laki.
Namun, saat hati-Nya memilih yang lain, tuhan tlah mengenalkanku sosok
yang lain, sosok yang memang benar-benar peduli kepadaku, sosok dimana aku bisa
berbagi suka dan duka bersamanya, sosok imam yang ada dalam mimpiku, dan
sekarang takdir memperlihatkan kepadaku, tak mudah menemukan cinta sejati.
0 Response to "Habis Gelap Terbitlah Terang"
Posting Komentar