Running OF
Sunguh
bahagia melihat anak-anak tertawa bermain dan tersenyum, terlebih lagi
melihat binaran pelangi tersenyum di balik tabir nya, semua kmbali hanya
bisa aku ungkapkan dalam goresan-goresan di lembar kerja ku. Biarlah
goresan ini menjadi bukti keberadaan ku, bahwa aku pernah hidup dan
pernah tertanam kisah indah itu, aku hanya berharap engkau akan tetap
menjadi bintang dan terus berkumpul dengan jutaan bintang lain nya
karena engkau memang kah bagian dari mereka
Coba
lihat goresan-goresan indah di atas nammpak acak dan tidak beraturan
semua lebih karena ketidak seimbangan hati. Membauat semua yang di
fikirkan seakan bias bagaikan pendaran-pendaran cahaya pada efek tyindal
membaur bersama sehingga teramat sulit untuk di bedakan membentuk
benang-benang kenangan yang abstrak dan sulit di mengerti, itulah
gambaran kondisi hati yang mulai menurun konsistensi nya, semua memang
membingungkan bagaikan bayang-bayang bias uap air memabnetuk
fatamorgana.
Sudah
cukup melihat butiran-butiran kenangan yang selalu Nampak imajiner di
dalam setiap kahayalan, namun tampa mata ini bayangan semua
pelangi-pelangi musim semi masih akan terpendar jelas terukir dan
tergores dalam setiap kolom-kolom episode yanga kan tertata rapi
membentuk memorial live record.
Kembali
dari belakang dan hanya dari belakang aku mampu menatap mu dengan
pegharapan kepada Allah, aku bisa menatap jauh kedalam hati mu. Hanya
menatap saja, Allahamduliah… kau telah Hembuskan rasa ini ya Allah…. Aku
titipakan rasa cinta dan rinduku kepadamu, peliharalah agar abadi dan
selalu tertanam, sampaikan lah rasa rindu dan saying ku ini padanya…
semoga suatu saat dia akan membaca goresan-goresan indah ku ini..
sebagai bukti hahwa aku pernah ada dan hidup di dunia ini.. dan sebagai
orang yang dengan tulus mencintai mu “ RI “.
Minngu, Mei 2012
Pukul 11:07
0 Response to "Simponi Senyum Dari Dalam Hati The True Story Begin: part 44"
Posting Komentar