The Reason Is You
Malam
ini semua terasa lebih berat lagi dari malam sebelumnya, tidak tahu
kenapa begitu sulit jari-jari ini menghentakan kelenturan nya dalam
menciptakan barisan kata yang selalu menghiasi lembar kerja.
Tulisan-tulisan ini akan menjadi saksi bagi mana kejujuran hati ini,
jujur malam ini aku sedang berusaha menuliskan kisah lain dalam hidup
ku,namun selalau saja jiwaku teralih kepada sang simponi senyum, aku
mengerti dengan semua keadaan ini, hanya saja sulit buat ku me managemen
hati ku, aku tahu ini mungkin berlebihan tapi ini lah rasa yang telah
Tuhan berikan pada ku, begitu menyakitkan di pandang namun sangat indah
dan manis saat dirasakan.
I
was Born to Tell You I love u, itu lah kata yang ingin aku redam untuk
sementara waktu, begitu sulit begitu berat dan kata-kata itu telah
mengalah kan aku. Selama ini kata-kata itu tak pernah berpengaruh kepada
ku tetapi entah mengapa mala mini kata-kata itu sangat mempengaruhi ku,
jawaban nya sangat simple mengapa kata-kata itu begitu kuat menekan
seluruh sudut permukaan hati, The reason is You, alasan nya adalah kamu,
karena kamu lah oranag yang di maksud wahai sang simponi senyum. Aku belum yakin apakah aku berlebihan atau ini wajar
.
The
better of this way, itu harapan ku. Aku benci dengan semua keadaan ini
buakn keadan karena ku menyayangi mu, tetapi keadan dimana aku mulai
menjadi seorang pengecut, kian hari kian tak berdaya dan pasrah menerima
kenyataan. Apakah aku harus menyerah dalam keadaan ini, apakah aku
harus melanjutkan goresan kisah dan mengisi kolom-kolom kosong dalam
potonagn episode hidu ku. Aku heran kenapa jika aku menulis tentang mu,
kata-kata seakan tidak pernah habis mengalir bagaikan lautan, tetapi
saat aku tengah mmenuliskan kisah tentang diriku sendiri, kata-kata itu tak kunjung mengalir secepat aku menulskan kisah mu.
Apakah ini pertanda aku memang tidak akan pernah bisa lepas dari semua angan tentang mu. Ini sebuaha kenyataan permainan
persaan yang harus aku jalani, entah di mana semua alur cerita dari
potongan episode ini akan berlabuh, akan kah ber muara pada danau
kebahagiaan atau akan bermaura pada rawa lumpur penyesalan. Satu kata
penting yang aku dapat kan hari ini “ Takdir memang telah di tentukan Namun
kita memiliki dua pilihan Melanjutkan takdir tersebut atau Kita akan
memutusnya dan menganti tagdir tersebut”, sebuah pilihan itulah takdir.
Terbuat
dari apa sebenar nya hati mu.?, hingga engkau bisa menjadi wanita yang
sangat luar biasa, membuat lelaki lemah seperti ku menjadi semakin kuat
dengan mengingat senyum mu, membuat rasa percaya diri sekan hilang tak
berbekas di kala berada di hadapan mu, aku buakn memuji atau menyalahkan
teapi hanya berusaha mengutarakan kejujuran hati untuk
sang simponi snenyum. Ya Allah berikan lah aku kekuatan, keikhlasan,
serta kesemapatan untuk menentukan arah hiudpku menuju kepada sang
simponi senyum. Bila ini kegundahan yah ini memang kegundahan, aku takan
malu mengakui nya, sang simponi senyum telah mengalahkan kekuatan hati
ku dengan kelembutan dan keikhlasan nya. Itu lah sang simponi senyum
yang teramat sangat luar biasa .
Selasa, 03 januari 2012
Pukul 23:22

0 Response to "Simponi Senyum Dari Dalam Hati The True Story Begin: part 31"
Posting Komentar